Rabu, 14 September 2011

Villas-Boas Mulai Unjuk Kecerdikan di Chelsea

ACEH MINUTES | Manajer anyar Chelsea, Andre Villas-Boas mulai menunjukkan kualitasnya. Ia mengeluarkan kecerdikannya saat melawan Bayer Leverkusen.

Pada laga Liga Champions Grup E di Stamford Bridge, dini hari tadi, Chelsea menang 2-0 lewat gol bek tengah David Luiz dan penyerang anyar Juan Mata. Pemilihan pemain dan strategi Villas-Boas sangat dipuji.

Dengan berani, pelatih yang dijuluki sebagai Jose Mourinho Kecil ini mencadangkan kapten John Terry dan Frank Lampard. Terry sama sekali tak masuk tim, sedangkan Lampard baru masuk menggantikan Raul Meireles di menit 65. Menurut Villas-Boas, ini dilakukannya semata-mata agar semua pemainnya bugar menongsong bigmatch di kandang Manchester United, Minggu 18 September 2011.

"Akan menjadi kesalahan besar jika saya tak mencoba untuk membuat semua anggota tim termotivasi," kata AVB di BBC. "Itu tugas utama setiap manajer. Saya tak menyebutnya sebagai keberanian. Dan saya juga yakin para pemain takkan merasa disingkirkan."

Strategi AVB berbuah manis. Luiz mencetak gol dalam kesempatan pertama menjadi starter musim ini. Sedangkan Fernando Torres memberikan dua assist saat kembali dimainkan.

Pemain senior Chelsea lainnya yang diistirahatkan AVB yakni Didier Drogba dan Nicolas Anelka. Drogba masih menjalani pemulihan cedera seusai melawan Norwich dan diragukan bisa tampil melawan MU di Old Trafford.

AVB juga menyebut telah menemukan solusi bagi Torres yang sempat menyebut para pemain senior Chelsea mulai lamban dalam sebuah wawancara. Tapi, AVB tak menggaransi Torres akan kembali menjadi starter saat melawan MU nanti.

"Keputusan saya bisa berubah setiap saat," lanjut AVB. "Kami masih punya waktu berlatih dalam beberapa hari ke depan. Kami punya empat striker bagus dan akan mengambil keputusan terbaik."

Chelsea memang sempat kesulitan menjebol pertahanan Leverkusen sebelum Lampard dan Nicolas Anelka masuk. Tapi, Villas-Boas tetap kukuh pada pendiriannya.

"Saya tak perlu khawatir karena Chelsea punya banyak peluang saat itu. Kami layak memenangi laga ini," lanjut AVB.

Akankah kecerdikan AVB akan kembali dikeluarkan saat bersua MU nanti? Jika begitu, Setan Merah harus hati-hati di kandangnya nanti.(Vivanews.com)

Hobi Simpan SMS, Wanita Ini Bukukan 100 Ribu SMS yang Dia Simpan

LONDON | ACEH MINUTES - Mungkin sebagian dari kita suka menyimpan pesan-pesan singkat (sms) yang ada di telepon genggam (handphone) kita, yang kita anggap spesial. Tetapi bagi Tracey Moberly, seluruh sms yang ada di handphone-nya adalah spesial.

Tracey yang mengaku bahwa dirinya adalah seorang pecandu teks ini sudah mulai mengabadikan pesan-pesan yang masuk ke handphone-nya sejak dia memiliki handphone untuk pertama kalinya, yakni tahun 1999. Dia bahkan selalu menulis ulang setiap sms yang diterima, dan kini kumpulan sms-sms yang pernah dia terima, dia dokumentasikan hingga menjadi sebuah buku. Total sms yang dia simpan hingga kini adalah sebanyak 100.000 pesan.

Obsesi Tracey semakin menggebu ketika sms pertama yang dia terima di handphone pertama yang dia miliki secara tidak sengaja terhapus. Sejak itulah dia berjanji tidak akan membiarkan sms-sms yang lainnya bernasib sama. Maka dari itulah, dia selalu menulis ulang sms-sms yang dia terima di sebuah kertas.

"Sebagian orang mengganggap aku aneh karena menulis ulang setiap percakapan melalui pesan yang aku terima, tetapi aku sangat suka melihat-lihat kembali pesan-pesan lama yang aku dapatkan," ujarnya sebagaimana dikutip Dailymail, Rabu (14/9/2011).

Dari hasil ketelatenannya menyimpan pesan-pesan tersebut, dia kini dapat memiliki sebuah dokumentasi yang menyimpan cerita-cerita di kehidupannya, mulai dari perceraiannya, hingga momen menyedihkan ketika ayahnya meninggal.

"Kebanyakan orang akan dapat lebih jujur mengungkapkan apa yang dirasakan melalui sebuah teks. Aku sangat menyukai hal itu. Jadi aku mendokumentasikan semua itu dan membiarkannya abadi," imbuh wanita yang kini mempublikasikan buku percakapan dari pesan-pesan yang diterimanya, seharga 20 poundsterling atau sekira Rp280 ribu.

Beruntung pada tahun 2005, Tracey menemukan sebuah program komputer yang dapat mengunduh pesan-pesan singkat dari handphone-nya langsung ke komputernya sehingga dia tidak perlu lagi repot menulis ulang di kertas.

Pertama kali Tracey mendapatkan sms dari handphone bermerek Sony Ericson kini dia mendapatkan seluruh sms yang masuk dari iPhone.(okezone.com)

Anak Khadafi Minta Suaka di Niger

NIAMEY | ACEH MINUTES - Dikabarkan seorang anak dari mantan pemimpin Libya Moammar Khadafi meminta suaka di Niger. Langkah ini juga diikuti oleh tiga jenderal loyalis Khadafi yang sebelumnya tiba dalam konvoi yang memasuki Niger.

Tidak jelas siapa anak Khadafi yang mengajukan suaka politik ini. Namun diyakini anak Khadafi itu adalah Saadi Khadafi yang pekan lalu dipastikan masuk ke dalam wilayah Niger. Saadi sendiri saat ini sudah berada di Ibu Kota Niger, Niamey dan diawasi dengan ketat.

Selain Saadi, tiga orang jenderal loyalis Khadafi, termasuk kepala Angkatan Udara Libya bersama dengan dua komandan regionalnya sudah memasuki Niamey. Hal ini pun dikonfirmasi oleh juru bicara Pemerintah Niger Marou Amadou.

Berdasarkan keterangan seorang loyalis Khadafi di Niger, Aghaly Alambo, ketiga jenderal ini bermaksud untuk meminta suaka dan membuka jalan kepada pengikut Khadafi lainnya. Namun Alambo meragukan Khadafi bersedia untuk meminta suaka.

"Banyak pihak yang tidak menyadari bahwa Khadafi dapat hidup nyaman di Gurun Sahara. (Khadafi) dia tidak perlu khawatir (tentang suaka politik), dirinya tidak perlu bersembunyi karena tidak dapat hidup di gurun tanpa ada gangguan," jelas Alambo seperti dikutip Associated Press, Rabu (14/9/2011).

Sementara Pemerintah Niger sendiri saat ini terjebak dengan suku Tuareg yang memberikan perlindungan kepada Saadi Khadafi, ketiga jenderal yang menyeberang ke wilayah mereka.

Tuareg sendiri memiliki kekuatan politik besar di Niger dan pihak pemerintah terus melakukan negosiasi agar Tuareg menyerahkan loyalis Khadafi kepada pemerintah.

Namun berdasarkan juru bicara Pemerintah Niger Marou Amadou, pihaknya belum pasti akan memberikan suaka kepada keluarga Khadafi dan loyalis mereka yang menyeberang ke Niger. Tetapi, Pemerintah Niger juga tidak akan mengembalikan mereka ke Libya.

Sedangkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Victoria Nuland mengklaim Saadi saat ini berada dalam tahanan rumah di Niger. Penahanan ini dilakukan atas kerja sama oleh pihak Pemerintah Niger bersama dengan Pemerintah Libya yang saat ini dipegang Dewan Transisi Nasional (NTC).

Saat ini dikabarkan sekira 30 orang warga Libya termasuk keluarga Khadafi berada di Niger. Selain di Niger, istri, anak perempuan dan kedua cucu Khadafi dikabarkan saat ini berada di Aljazair. Mereka mendapatkan perlindungan dari pemerintah setempat. (okezone.com)

Dewan Transisi Nasional Terpecah

TRIPOLI | ACEH MINUTES - Perpecahan tampak terlihat dalam tubuh Dewan Transisi Nasional (oposisi Libya/NTC) yang saat ini menjadi penguasa Libya. Hal tersebut terjadi antara kubu sekuler dan Islamis dalam NTC.

Masing-masing kubu di dalam NTC saling bersiteru dan saling menuding. Kelompok sekuler didominasi oleh kaum teknokrat dan kelompok Islamis didukung oleh Ikhwanul Muslimin (IM) yang menentang Moammar Khadafi.

"Ada kekhawatiran, ketegangan antarkubu tersebut dapat menghambat rekonstruksi Libya," ujar salah satu pejabat negara Barat di Libya, seperti dikutip IOL, Selasa (13/9/2011).

Ketua NTC Mustafa Abdul Jalil saat ini menjadi seseorang yang harus menjalankan pemerintahan. Mustafa merupakan satu-satunya sosok yang mendapatkan dukungan dari pihak luar, dan juga dihormati warga Libya karena mengkritik Khadafi.

"Mustafa mencoba untuk menjaga kedamaian di antara kedua kubu di NTC. Dirinya mencoba untuk menyeimbangkan dua kubu tersebut dan menjaga komunitas internasional gembira. Ini merupakan pekerjaan yang sangat sulit," ujar sumber yang tak mau disebut identitasnya.

Kubu sekuler dipimpin oleh Mahmoud Jibril, seorang pria didikan Amerika Serikat (AS) yang saat ini menjadi Perdana Menteri sementara. Dirinya cukup terkenal oleh Barat dan selalu mencoba untuk mendapatkan dukungan masyarakat internasional.

Dari kubu Islamis, figur yang muncul adalah Abdel Hakim Belhaj, dirinya tergabung dalam organisasi militan yang menentang Khadafi. Saat ini Belhaj menjadi Komandan Dewan Militer Tripoli. Kubu Islamis juga sudah menekan Jibril agar mengundurkan diri.

"Kami rasa Mahmoud Jibril sudah tidak lagi dipercaya oleh masyarakat di Kota Tripoli, Misrata, dan wilayah pegunungan bagian barat," ujar Anes Sharif, juru bicara kubu Islamis.

Terjadinya perpecahan dalam tubuh NTC dinilai akan semakin menyulitkan masa depan Libya. NTC bertugas untuk mengisi kekosongan di Libya sepeninggal Khadafi.

Tantangan yang akan dihadapi oleh NTC juga dinilai sangat berat seiring dengan memburuknya kondisi perekonomian Libya dan rusaknya infrastruktur kota.(okezone.com)

Oposisi Libya Lakukan Kejahatan Perang


BRUSSEL | ACEH MINUTES - Para pasukan oposisi Libya yang berperang melawan Moammar Khadafi juga melakukan pembunuhan dan penyiksaan, sama halnya seperti Khadafi.

Amnesti Internasional mengeluarkan laporannya, berdasarkan hasil penyelidikan selama tiga bulan di Libya. Khadafi maupun oposisi Libya dinyatakan sebagai penjahat perang.

"Fraksi oposisi Libya tidak berada dalam struktur yang baik di bawah pimpinan Dewan Transisi Nasional. Mereka juga melakukan pelanggaran HAM dan beberapa kasus kejahatan perang lainnya, meski dalam skala kecil," demikian laporan dari Amnesti Internasional, seperti dikutip Associated Press, Selasa (13/9/2011).

Oposisi Libya dinyatakan melakukan pembunuhan lebih dari puluhan pendukung dan aparat keamanan Khadafi antara April hingga awal Juli lalu. Dikabarkan pula mereka menembak, menggantung, dan menjatuhkan hukuman mati tanpa pengadilan kepada puluhan pasukan loyalis Khadafi dan para tentara bayaran yang memiliki impunitas.

Meski demikian, Menteri Keadilan Dewan Transisi Nasional Mohammed al Alagi menyatakan, oposisi tidak melakukan kejahatan perang.

"Mereka (pasukan oposisi) bukan militer, mereka hanya orang biasa, bila mereka melakukan kesalahan, mereka tidak dapat dinyatakan sebagai penjahat perang," ujar al Alagi.

Oposisi Libya beberapa bulan yang lalu juga sempat menjarah isi kota di mana banyak pendukung Khadafi berada. Banyak pula kecaman yang muncul terhadap aksi dari para pasukan oposisi yang seharusnya melindungi segenap warga sipil Libya.

Saat ini, Dewan Transisi Nasional sudah menguasai Libya dan mereka juga menjanjikan demokrasi di Libya. Mereka juga masih memburu Khadafi yang keberadaannya masih menjadi misteri.(okezone.com)