Senin, 22 Agustus 2011

Rossi Tertantang Taklukkan Ducati

ITALIA - Valentino Rossi masih sangat termotivasi untuk menaklukkan Ducati sehingga bisa mengubah tim yang bermarkas di Bologna, Italia, itu kembali menjadi motor juara dunia. Demikian pandangan mantan bos pabrik Yamaha, Davide Brivio, yang mengakui bahwa Rossi sudah mengubah perspektifnya dalam persaingan musim 2011.

"Dia masih sangat termotivasi 
dan ia melihat Ducati 
bekerja sangat keras. Bukan 
kebiasaan Valentino jika hanya 
bertarung untuk posisi lima atau enam
                                     -- Davide Brivio"


Memang, fakta menunjukkan bahwa Rossi sedang dalam masa kesulitan sejak bergabung dengan Ducati. "The Doctor" belum mampu melakukan perubahan besar untuk mengembangkan Desmosedici sehingga mereka masih terpuruk.

Meskipun demikian, Brivio punya optimisme bahwa Rossi akan keluar dari kesulitan yang menghadangnya karena juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut mempunyai mental baja dalam menghadapi persoalan seperti sekarang. Sedikit pembuktiannya, mantan pebalap Honda dan Yamaha tersebut secara perlahan bisa memangkas gap dengan Casey Stoner yang sangat perkasa menggunakan Honda RC212V, serta dengan Yamaha YZR-M1 tunggangan juara dunia Jorge Lorenzo.

"Dia masih sangat termotivasi dan ia melihat Ducati bekerja sangat keras. Valentino bekerja sangat keras meskipun telah mengubah pandangannya. Bukan kebiasaan Valentino jika hanya bertarung untuk posisi lima atau enam. Tapi pekerjaannya sedang berlangsung dan butuh beberapa waktu dalam proses pengembangan," ujar Brivio, yang pernah menjadi manajer Rossi, kepada MCN.

"Valentino adalah seorang pebalap dan dia ingin menang besok. Tapi dia harus bersabar. Sekarang dia perlu kesabaran dalam proyek ini, yang dulu tidak pernah dialami dalam kariernya. Yang pasti, dia sedang dalam kesulitan untuk ini, karena selama bertahun-tahun dia meraih kemenangan dan juara dunia.

"Sekarang dia harus mengubah pemikirannya. Beruntung, dia sudah lebih dewasa sekarang, jadi mungkin dia dapat mengatasi persoalan dengan lebih baik, dan fakta bahwa dia sudah meraih banyak kemenangan memberi arti anda masih tetap percaya diri."
 sumber: Kompas.com

Indonesia Gilas Palestina 4-1

Solo - Indonesia meraih kemenangan dalam laga ujicoba melawan Palestina. Sempat ketinggalan 0-1 terlebih dahulu, tim Merah Putih berhasil comeback dan menang 4-1.

Dalam pertandingan di Stadion Manahan, Solo, Senin (22/8/2011) malam WIB, Palestina unggul 1-0 melalui Suleiman Obaid di menit ke-48.

Indonesia menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-65 melalui Hariono. Malang bagi gelandang milik Persib Bandung itu, dia mengalami cedera udsi mrnvrysk hol. Saat menyambut bola, ia terkena tendangan dari pemain lawan dan membuat pelipisnya bocor.

Indonesia unggul 2-1 saat pertandingan memasuki menit ke-70 melalui Cristian Gonzales yang memanfaatkan umpan dari M.Ridwan.

Bambang Pamungkas mencetak dua gol terakhir Indonesia, masing-masing di menit ke-78 dan ke-85.

Setelah ini, tim "Merah Putih" akan bertolak ke Timur Tengah dan menjalani ujicoba terakhir melawan Yordania pada 27 Agustus. Ada pun Firman Utina dkk akan melakoni laga kualifikasi Piala Dunia melawan Iran di Teheran, pada awal September mendatang.

Jalannya Pertandingan

Pelatih Wim Rijsbergen menurunkan Cristian Gonzales, Irfan Bachdim, dan Bambang Pamungkas sebagai starter. Sementara itu sebagai penjaga gawang dipercayakan kepada Markus Horison.

Palestina sering merepotkan Indonesia di lini tengah. Gelandang bertahan Hariono dipaksa bekerja keras untuk meredam permainan lawan.

Menit ke-18, tim Merah Putih memiliki peluang lewat Bambang Pamungkas. Berawal dari operan Irfan kepada Zulkifi Syukur. Kemudian Zulkifli melepas bola ke kotak penalti. Bola disambut Gonzales dan kemudian disodorkan ke Bepe. Sepakan Bepe masih menyamping.

Empat menit bersalang, giliran Gonzales yang memiliki kans. Umpan terobosan Bepe berhasil dikejar El Loco dan ia melepas tembakan. Namun usahanya masih menyamping dari sasaran.

Menit ke-32, sepakan Hariono dari luar kotak penalti masih bisa diantisipasi kiper Mohammed Shbair.

Sementara itu Palestina juga memiliki sejumlah peluang dengan memanfaatkan kurang rapatnya barisan pertahanan tim Garuda. Namun begitu penyelesaian akhir yang kurang bagus membuat gawang Markus Horison masih aman.

Di menit awal babak kedua, Palestina langsung mengancam gawang Markus Horison.
Gol! Palestina unggul 1-0 melalui Suleiman Obaid di menit ke-48. Usai lolos dari jebakan off-side, Suleiman berhasil melepas tendangan lob yang gagal dihentikan Markus.

Indonesia berusaha mengejar ketinggalan. Namun begitu rangkaian serangan yang coba dibangun tim besutan Wim Rijsbergen masih belum menghadirkan ancaman berarti bagi kiper lawan.

Gol! Indonesia menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-65 melalui Hariono. Berawal dari tendangan bebas Gonzales yang berhasil ditepis kiper, Hariono menyundul bola untuk menjebol gawang Palestina.

Malang bagi gelandang milik Persib Bandung itu, dia mengalami cedera. Saat menyambut bola, ia juga terkena tendangan dari pemain lawan yang membuat pelipisnya bocor.

Gol! Indonesia unggul 2-1 saat pertandingan memasuki menit ke-70 melalui Cristian Gonzales yang memanfaatkan umpan dari M.Ridwan.

Bambang Pamungkas! Pemain bernomor 20 ini berhasil membawa Indonesia memperlebar keunggulan menjadi 3-1 di menit ke-78.

Gol ini berawal dari umpan terobosan Gonzaels. Bepe yang lepas dari kawalan pemain Palestina kemudian berlari ke kotak penalti. Meski mkemudian semapat dipepet satu pemain lawan, striker Persija Jakarta itu berhasil melepas tembakan datar yang menembus gawang lawan.

Tujuh menit menuju bubaran, Palestina beberapa kali melancarkan tekanan lewat serangan balik. Sepakan Suleiman bisa ditepis oleh Markus, namun tidak sempurna. Beruntung ada Nasuha yang langsung membuang bola.

Bambang Pamungkas! Bepe berhasil membawa Indonesia unggul 4-1 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti di menit ke-85. Gol berawal dari bola yang dioper kepada Gonzales. Namun El Loco kemudian terjatuh karena kawalan pemain lawan. Bola kemudian langsung disambar Bepe untuk menjebol gawang Palestina.
sumber: detik.com

Stop Rekrut PNS, Pemborosan Anggaran Daerah Berkurang

Jakarta - Pemerintah pusat mengharapkan penghentian penerimaan sementara atau moratorium Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat menghemat anggaran belanja pegawai di daerah. Maklum saja, ada beberapa daerah di Indonesia, 70% anggarannya habis untuk membayar gaji pegawai.

"Tentu (ada penghematan). Dengan adanya moratorium itu kecendrungan adanya pembelanjaan anggaran didaerah terutama di daerah untuk pegawai berkurang," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (22/8/2011).

Sayangnya Hatta tidak menyebutkan berapa besar penghematan yang bisa diperoleh pemerintah dengan diberlakukannya moratorium PNS. Penghematan tersebut karena adanya pemanfaatan pegawai semaksimal mungkin dan pemanfaatan pegawai honorer yang tetap diupayakan bisa diangkat menjadi PNS.

"Kalau kemarin kan kita menerima pegawai banyak. Paling tidak ada pegawai yang pensiun tidak diisi dulu dimanfaatkan saja yang ada. Dulu sampai setengah juta, cukup tinggi," ujarnya.

Hatta menyatakan adanya moratorium PNS ini, pemerintah tidak memotong anggaran yang sudah ada tetapi mengurangi potensi beban. "Gaji guru saja sudah Rp 100 triliun lebih karena gaji guru kita terus meningkat. Jadi memang beban itu besar. Moratorium itu tidak memangkas yang sudah ada tapi mengurangi potensial beban," pungkasnya.
sumber: detik.com

Demokrat Gunakan Setgab untuk Loloskan 4 Capim KPK Ranking Teratas

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima usulan ranking yang diberikan pansel KPK untuk diprioritaskan. Partai Demokrat pun akan mengikuti anjuran Presiden SBY, melobi Setgab koalisi untuk meloloskan empat calon pimpinan KPK urusan teratas.

"Pansel kan sudah punya banyak penilaian dari berbagai aspek. Berdasarkan penilaian itu tentu Pansel membuat ranking, itulah ranking yang ada dan itu harus menjadi prioritas," tutur Sekretaris FPD DPR, Saan Mustopa, kepada detikcom, Senin (22/8/2011).

Karena itu sudah pasti PD akan memilih empat calon pimpinan KPK pada posisi teratas. "Jadi empat teratas itu yang diprioritaskan untuk dipilih menjadi pimpinan KPK," tuturnya.

PD juga berharap partai koalisi berpandangan sama. PD akan memasukkan agenda pembahasan mengenai calon pimpinan KPK dalam agenda Setgab kaolisi setelah Lebaran nanti.

"Komisi III akan melakukan fit and proper test. Kita akan mengupayakan berbagai upaya di koalisi untuk menyamakan persepsi, kita akan upayakan koalisi untuk bertemu membicarakan tantangan kebutuhan KPK ke depan seperti apa. Kami akan usahakan ada kesepakatan di Setgab," tutur Saan.

Ia yakin sekali empat pimpinan KPK dengan ranking teratas sudah melalui tahap seleksi yang berat. Sehingga mampu membawa KPK menjadi lembaga pemberantas korupsi yang tangguh.

"Sehingga pimpinan KPK yang dipilih ke depan sesuai dengan upaya pemberantasan korupsi," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan Presiden SBY menerima usulan ranking yang diberikan pansel KPK. Usulan ranking calon pimpinan KPK tersebut dinilai sebagai rambu moral untuk prioritas penomoran.

"Jadi ya itu kalau menurut presiden, disebut sebagai rambu moral untuk prioritas penomoran," kata juru bicara kepresidenan Julian A Pasha di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (22/8/2011).
sumber: detik.com

Mourinho tidak akan mengemis maaf

LONDON - Jose Mourinho tidak akan mengemis maaf atas sikapnya yang disebut-sebut tidak terpuji ketika Real Madrid menghadapi Barcelona dalam laga kedua Piala Super Spanyol. Sikap "The Special One" memicu kisruh.

Juru bicara Mourinho, Eladio Parames mengatakan kepada surat kabar Spanyol Rl Mundo, "Jose tidak akan meminta maaf. Ia teguh berpendirian atas sikapnya membela kepentingan Real Madrid."

Manajer Madrid itu menjewer asisten pelatih Barcelona Tito Vilanova setelah pemain belakang Madrid Marcelo menekel secara brutal pemain Barca Cesc Fabregas. Kejadian itu memicu kericuhan di dua kubu dalam laga yang digelar di Camp Nou pada Rabu pekan lalu. Marcelo akhirnya menerima ganjaran kartu merah dari wasit.

Mourinho tidak menghiraukan kritik yang dilontarkan oleh media massa lokal dan internasional. "Ia (Mourinho) tidak mempedulikan apa yang dikatakan media massa. Ia hanya mempedulikan apa yang dipikirkan dan dilontarkan oleh fans Madrid," kata Parames sebagaimana dikutip dari laman Guardian. 

sumber antaranews