Rabu, 21 September 2011

[ACEH- LANGSA] Razia di Lapas Langsa, Polisi Temukan Alat Komsumsi SS

LANGSA | ACEH MINUTES – Aparat Polres Langsa didampingi petugas Lembaga Permasyarakat (Lapas) kelas II B Langsa, Rabu (21/9/2011), melakukan razia terhadap penghuni lapas. Mereka hanya menemukan beberapa barang bukti (BB) alat penghisab narkoba sabu-sabu (SS), ganja kering dan satu unit timbangan elektrik.

Diduga razia dadakan itu telah ketahuan (bocor). Razia yang berlangsung dua jam (pukul 11.30--13.30 wib) itu, dipimpin langsung oleh Wakapolres Langsa, Kompol Iskandar ZA Sik, didampingi Kasat Narkoba, Ipda Budi Warugu Nasuha SH, sejumlah perwira Polres dengan didampingi petugas Lapas.

Aparat memeriksa satu persatu kamar tahanan yang sebelumnya dilakukan pengosongan. Namun setelah digeledah termasuk memeriksa para napi, Polisi hanya menemukan sejumlah alat hisab sabu-sabu, alat timbangan elektrik yang biasanya digunakan untuk menimbang narkoba.

Pemeriksaan dadakan itu setelah adanya informasi Lapas Kelas II B Langsa itu dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba. (serambinews.com)

Inilah Orang-orang Top 'Jebolan' SMA 6

JAKARTA | ACEH MINUTES – Belakangan ini, SMA 6 Jakarta menjadi sorotan media massa dan masyarakat. Pasalnya, ratusan siswa siswa sekolah yang berlokasi di bilangan Blok M ini kedapatan menganiaya sejumlah wartawan.

SMA 6 bukanlah SMA biasa. Sederet orang penting lahir dari lembaga pendidikan tersebut. Bahkan konon kabarnya, hingga kini SMA 6 dihuni oleh murid anak-anak dari pejabat negara dan para jenderal polisi. Namun, belum diketahui pejabat mana saja yang saat ini menyekolahkan anaknya di SMA 6.

Berikut sederet alumni SMA 6 Jakarta yang kini menjadi orang top di Tanah Air sebagaimana yang dilansir dari berbagai sumber:
Adnan Buyung Nasution
Anissa Hadad
Aryo Wahab
Aulia Sarah
Ayu Azhari
Bams Samsons
Benny Pandjaitan
Bucek Depp
Christine Hakim
Cindy Fatika Sari
Dadang Kafrawi
Dede Yusuf
Denny Malik
Dibyo Widodo
Dinna Olivia
Erwin Gutawa
Girindra Kara
Hikmahanto Juwana
Haris Gondokoesoemo
Idang Rasjidi
Indira Paramarini Sudiro
Intan Nuraini
Lidya Kandou
Lia Ananta
Linda Gumelar
Loemongga
Lucky Wija
Mahfudz Siddiq
Maudy Koesnaedi
Najwa Shihab
Nia Paramitha
Niken Anjani
Nourma Yunita
Rano Karno
Revalina S Temat
Ririn Dwi Ariyanti
Tino Karno
Tya Ariestya
Saskia
Venna Melinda
Valia Rahma
Yessi Gusman
Ida Royani
Titi Qadarsih
Ira Maya Sopha
Sheila Tohir
Sulis

Tanggalkan Pangkat Briptu, Norman Dirancang Jadi Captain America

JAKARTA | ACEH MINUTES Andre W Kusuma, kuasa hukum PT Falcon Interactive, menyatakan mundurnya Briptu Norman dari kepolisian bukan lantaran nilai kontrak yang besar dengan pihak perusahaan rekaman.

"Beliau mundur karena pilihan pribadi, bukan karena tawaran dari kami," ujar Andre ditemani Farhat Abbas, pengacara yang juga suami Nia Daniati, dalam jumpa pers di kantor label rekaman tersebut di Jalan Durentiga, Mampang prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2011).

Awalnya, Falcon menyayangkan keputusan Norman mundur dari kepolisian. Pihak Falcon, kata Andre, hanya meminta Norman untuk membagi waktu antara karier artisnya dengan dinasnya sebagai anggota kepolisian, sehingga jadwal menyanyinya bisa berjalan seiring-sejalan. "Kami sebenarnya menyayangkan keputusan itu," ujarnya.

Namun, kata Andre lagi, Norman merasa bahwa institusi Polri tidak mendukung karier menyanyinya. "Institusinya yang membuat dia enggak betah dan enggak nyaman. Dia kan hanya menyanyi, tapi kesannya kok dikarungin terus," ujar Andre sambil tersenyum.

Kini, di sela-sela menunggu surat jawaban dari Mabes PoM yang dikirimkan Norman hari Senin (19/9/2011), Falcon punya tugas yang cukup berat untuk kreatif membesarkan Norman. Falcon akan membuat Norman semakin hebat setelah yang bersangkutan tidak lagi memakai seragam polisi. "Mungkin kami buat Norman seperti Captain America," kata Andre.

Sementara itu Farhat Abbas mengatakan, Briptu Norman Kamaru bisa menjadi teladan bagi polisi lainnya. Selain itu Farhat juga menyayangkan kalau Briptu Norman Kamaru tak dibekali oleh ilmu public speaking untuk menunjang kariernya di dunia hiburan.

"Kenapa enggak diajari public speaking? Jadi saat dia menyanyi membawa agenda polisi. Norman kan dicintai masyarakat, harusnya bisa dikemas dengan baik agar dapat mengubah image polisi," ujarnya.

Menurut keterangan, Polda Gorontalo sudah menyetujui pengunduran diri Norman. Karena itu, Mabes Polri melarang Norman Kamaru mengenakan atribut kepolisian lagi. Pangkat briptu pun harus ditanggalkan.

"Ya enggak bisa lagi (pakai pangkat atau nama briptu)," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam, di Mabes Polri, kemarin, seperti dilansir tribunnews.

Anton menambahkan, jika Norman keluar dari kepolisian maka tidak diperbolehkan ada pencantuman pangkat 'Briptu' di depan namanya, termasuk dalam promosi lagunya. "Paling dengan Norman saja. Jangan pakai briptu. Jadi Norman mantan," tegas Anton.

Soal surat pengunduran diri, Anton mengatakan bahwa surat permohonan pengunduran diri Briptu Norman Kamaru itu masih dalam proses. "Surat permohonan yang diberikan orangtua Norman untuk Bapak Kapolri sudah kami terima dan sekarang dalam proses, tunggu saja keputusan rapat," katanya.

Dalam surat itu, Norman memberi alasan pengunduran dirinya karena ingin merawat orangtua dan kemudian ingin mengembangkan bakatnya. "Ya wajar saja karena itu hak seorang prajurit. Kita tahu Norman seorang polisi dan dia punya talenta di bidang seni," kata Anton.

Mengenai kemungkinan adanya denda yang akan dikenakan kepada Norman, karena masa ikatan dinasnya masih kurang dari sepuluh tahun, Anton mengatakan biasanya tidak ada. (kompas.com)

Khadafi: Rezim Saya Masih Berkuasa di Libya!

TRIPOLI | ACEH MINUTES  - Mantan pemimpin Libya Moammar Khadafi sepertinya masih terus menunjukan perlawanan. Lewat pesan terbaru, Khadafi menegaskan rezimnya masih berdiri di Libya.

"Apa yang terjadi di Libya saat ini adalah permainan yang dilakukan pihak North Atlantic Treaty Organization (NATO), dan tidak akan bertahan lama," ucap Khadafi dalam siaran Al-Rai, seperti dikutipAssociated Press, Selasa (20/9/2011).

"Rezim saya masih tetap berkuasa di Libya," tegas Khadafi.

Khadafi menyampaikan pesan suara ini kepada Televisi Al-Rai yang kemudian disiarkan oleh media yang memang selama ini dikenal sebagai corong pembelaannya. Televisi itu juga menunjukan pesan tertulis yang dikirim Khadafi kepada mereka.

[PALESTINA] Voting PBB Takkan Datangkan perubahan

MUSKAT | ACEH MINUTES - Beberapa warga Palestina yang saat ini berada di Kota Muskat, Oman mengatakan, voting pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam masalah pengakuan Palestina tidak akan memberikan perubahan.

Seorang teknisi asal Palestina di Oman Moataz Barqawi mengatakan, bila voting berhasil, Israel akan mengabaikannya dan tetap menjalankan proses pembangunan pemukiman di Yerusalem dan tetap menduduki wilayah Tepi Barat. Israel sudah melanggar Resolusi PBB sejak dirinya mendeklarasikan kemerdekaannya pada 1948 silam.

"Israel ingin membuktikan, mereka masih berkuasa di wilayah tersebut. Mereka akan memberikan sanksi kepada Palestina. Saya ingin kembali ke Palestina, namun saya tidak akan mendapat pekerjaan," ujar Barqawi, seperti dikutip Times of Oman, Selasa (21/9/2011).

Seorang pemuda Palestina yang lain juga mengatakan hal yang sama dengan Barqawi. Mereka meninggalkan negaranya karena tidak mendapatkan pekerjaan. Mereka juga membayangkan bagaiman bila para pengungsi Palestina hidup di luar wilayah Israel dan Palestina. Jumlah warga Palestina Diaspora saat ini sudah mencapai lima juta jiwa dan mereka pun masih menginginkan untuk pulang ke rumahnya.

Barqawi merupakan seorang pengungsi Palestina, kakeknya bekerja di Haifa, Lebanon pada 1948 silam. Barqawi lahir di Dubai, Uni Emirat Arab dan menjalani studinya di Inggris. Dirinya memiliki paspor asal Yordania dan kartu hijau Amerika Serikat (AS), namun dirinya masih dinyatakan sebagai warga Palestina.

Pengakuan Palestina oleh PBB tidaklah cukup bagi Barqawi, pria ini menuntut agar Israel merobohkan tembok pemisah yang sudah cukup menyengsarakan warga di Tepi Barat. Barqawi menegaskan, tanpa perobohan dinding tersebut, pengakuan tak akan bermakna.(okezone.com)